Rabu, 08 Juli 2020

TIP"S ND TRIK BELAJAR KIMIA

Pelajaran kimia memiliki tipikal konsep/ aturan/ teori dan hubungan antarkonsep/ antaraturan/ antarteori serta penerapan konsep/teori berdasar data atau fakta. Berulang, dibolak-balik dan hanya itu-itu saja. Oleh karenanya hal-hal berikut perlu untuk diterapkan dan dijadikan kunci. 

1.        Kenali karakter dari ilmu kimia

Hampir sebagian besar siswa ketika ditanya mengenai pelajaran kimia akan mengatakan bahwa kimia merupakan salah satu pelajaran tersulit. Kesulitan mempelajari ilmu kimia ini terkait dengan ciri-ciri ilmu kimia itu sendiri diantaranya: 

·            sebagian besar materinya bersifat abstrak. Atom, molekul, dan ion merupakan materi dasar kimia yang tidak nampak, yang menuntut siswa membayangkan keberadaan materi tersebut tanpa mengalaminya secara langsung. Karena atom merupakan pusat kegiatan kimia, maka walaupun kita tidak melihat atom secara langsung, tetapi dalam angan-angan kita dapat membentuk suatu gambar untuk mewakili sebuah atom, misalnya sebuah atom oksigen kita gambarkan sebagai bulatan.

·            Ilmu kimia merupakan penyederhanaan dari yang sebenarnya. Kebanyakan objek yang ada di dunia ini merupakan campuran zat-zat kimia yang kompleks dan rumit. Agar mudah dipelajari, maka pelajaran kimia dimulai dari gambaran yang disederhanakan, dimana zat-zat dianggap murni atau hanya dua atau tiga zat saja. Dalam penyederhanaannya diperlukan pemikiran dan pendekatan tertentu agar siswa tidak mengalami salah konsep dalam menerima materi yang diajarkan tersebut.

·            Sifat ilmu kimia berurutan dan berkembang dengan cepat. Seringkali topik-topik ilmu kimia harus dipelajari dengan urutan tertentu. Misalnya, kita tidak dapat menggabungkan atom-atom untuk membentuk molekul, jika atom karakteristiknya tidak dipelajari terlebih dahulu. Di samping itu, perkembangan ilmu kimia itu sangat cepat, seperti pada bidang biokimia yang menyelidiki tentang rekayasa genetika, kloning, dan sebagainya. Hal ini menuntut kita semua untuk lebih cepat tanggap dan selektif dalam menerima semua kemajuan tersebut.

·            Ilmu kimia tidak hanya sekedar memecahkan soal. Memecahkan soal-soal yang terdiri dari angka-angka (soal numerik) merupakan bagian yang penting dalam mempelajari kimia. Namun, kita juga harus mempelajari deskripsi seperti fakta kimia, aturan-aturan kimia, peristilahan kimia, dan lain-lain.

·            Bahan/materi yang dipelajari dalam ilmu kimia sangat banyak. Dengan banyaknya bahan yang harus dipelajari, siswa dituntut untuk dapat merencanakan belajarnya dengan baik, sehingga waktu yang tersedia dapat digunakan seefisien mungkin.

 

2.     Memeriksa kemampuan diri, apakah sudah menguasai materi prasyarat untuk  

        pokok bahasan yang akan dipelajari?         

·            Dalam setiap pokok bahasan selalu ada materi prasyarat. Materi prasyarat  adalah materi yang telah dipelajari sebelumnya yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari dan menjadi dasar/ syarat yang harus dipenuhi/ dikuasai sebelum melakukan kegiatan belajar. Bila dalam buku yang digunakan tidak menyampaikan hal ini, boleh ditanyakan kepada guru pada awal pertemuan pokok bahasan atau bab. Percuma saja mempelajari sesuatu namun dalam kepala kita tidak punya sesuatu yang seharusnya dikuasai lebih dahulu. Misalnya:

o    Pokok bahasan ikatan kimia syaratnya sudah menguasai tentang struktur atom, konfigurasi elektron dan sistem periodik unsur.  

o    Pokok bahasan bentuk molekul syaratnya adalah menguasai ikatan kimia. 

o    Sebelum belajar tentang materi hitungan pastikan paham betul tentang operasi hitung dasar serta konsep matematika lainnya.

 


3.     Memahami betul istilah atau definisi dalam setiap pokok bahasan.

·            Ini ibarat mengenal seseorang yang tentu harus hafal nama orang tersebut, termasuk ciri-ciri wajah dan lain-lain. Dalam pelajaran kimia selalu dijumpai istilah-istilah yang relatif baru.

·            Memahami istilah ini akan memperlancar siswa menghubungkan satu pokok bahasan ke pokok bahasan yang lain. Kemampuan menghubungkan ini akan menjadi ciri bahwa siswa menguasai betul pelajaran yang sedang dihadapi. (Ingat bahwa tipikal pelajaran kimia adalah saling berhubungan satu dan lainnya dan sifatnya runut. berurutan). 

·            Dalam kimia sifat-sifat periodik unsur sangat perlu dipahami, mulai sifat jari-jari atom, energi ionisasi, keelektronegatifan, afinitas elektron. Banyak materi semuanya berdasar sifat periodik ini.

 

4.     Sesegera mungkin bertanya bila ada hal yang tidak dimengert

·            Yang tidak dimengerti itu misalnya istilah, proses hitung, contoh-contoh, maupun gejala peristiwa dalam demonstrasi atau praktikum. Bila menahan untuk tidak bertanya biasanya akan menimbulkan masalah kebagian berikutnya. Hilangkan perasaan takut dalam bertanya.  

·            Ikuti aturan guru dalam hal bertanya, kapan boleh bertanya, bila tidak paham bolehlah menyela ditengah penjelasan guru. Guru yang baik biasanya akan memberikan kesempatan kapanpun siswa boleh bertanya, kecuali saat tes ulangan.

 

5.     Selalu mempersiapkan diri untuk bahasan pada pertemuan beriktnya.

·            Setidaknya bacalah materi pada pertemuan sebelumnya dan materi untuk pertemuan/ pelajaran kimia esok hari. Membaca materi yang akan dipelajari agar dapat membuat catatan kecil, poin-poin penting berupa pertanyaan mengapa begini begitu ketika ada hal yang dirasa tidak dipahami atau istilah-istilah yang kurang dimengerti. Lakukan hal ini seolah berbicara dengan teks pada buku pelajaran.

·            Simaklah apakah pertanyaan yang muncul ketika membaca materi pelajaran itu terjawab atau belum pada lembar berikutnya. Kalau belum, ajukanlah pertanyaan itu kepada guru ketika sedang membahas materi pelajaran tadi. Jadilah diri yang aktif ketika di kelas.

 

6.     Mengulang adalah hal wajib yang perlu dilakukan pad semua pelajaran. 

Baca kembali apa yang sudah dipelajari. Ini adalah upaya untuk memahami hingga bisa hafal dan jadi refleks yang benar.

 

7.    Banyak berlatih.

Untuk menjadi cukup mahir dalam waktu yang relatif singkat, sering-seringlah berlatih seperti mengerjakan latihan soal, menggambar struktur, menulis rumus kimia, membuat catatan sendiri dengan menulis apa yang dipelajari. Dalam hal ini sangat cocok dengan karakter pelajaran kimia yang juga menuntut kuatnya hafalan untuk beberapa konsep penting, meskipun ini bukanlah hal utama dalam menguasai kimia.

 

8.    Matematika dan kemampuan berhitung.

Kimia X:

·            Semester-1, membutuhkan kemampuan berhitung untuk: menuliskan konfigurasi elektron, menentukan periode dan golongan dan elektron valensi, menentukan struktur Lewis, kepolaran. 

·            Di sini perlu memahami cara menjumlah, mengurang, membagi. Bilangannya biasanya berupa bilangan bulat tidak lebih dari ratusan. 

·            Semakin cekatan akan semakin lancar. Sebagai lulusan SMP/MTs seharusnya sudah lebih dari cukup. 

·            Semester-2, menghitung bilangan oksidasi, penyetaraan reaksi kimia, hukum dasar kimia, konsep mol. 

·            Di sini perlu memahami cara menjumlah, mengurang, membagi, mengali, membandingkan dan penyederhaan bilangan. Bilangan yang digunakan mulai lebih bervariasi mulai dari angka yang sangat kecil hingga sangat besar, bisa melibatkan hitungan pecahan, desimal, dan hitungan persen. 

·            Menguasai notasi ilmiah, bilangan berpangkat-eksponen. Saat semester ini siswa sudah dibekali kemampuan berhitung pada pelajaran matematika pada semester-1.

 

Kimia XI

·            Semester-1, sejak tengah semester pertama sangat bergantung pada keterampilan matematika setelah melewati pokok bahasan senyawa hidrokarbon. Selain kemampuan berhitung standar saat ini sudah mulai menerapkan hitungan persamaan aljabar sederhana, eksponen atau bilangan berpangkat, bilangan negatif , pecahan, penarikan akar.

·            Semester-2, selain kemampuan berhitung yang sudah harus dikuasai pada semester sebelumnya masih ditambah harus menguasai hitungan logaritma (perpangkatan berbasis 10 serta sebaliknya).

 

Kimia XII

·            Bila sudah memasuki kelas XII kemampuan matematika seharusnya sudah lebih dari cukup selain sudah berbekal kemampuan berhitung dari pelajaran matematika di kelas X dan XI, juga sudah sering bercengkrama dengan konsep hitungan di kimia kelas X dan XI. 

·            Materi kelas XIIpada dasarnya merupakan aplikasi dari materi di kelas X dan XI, baik yang berupa konsep-konsep, istilah maupun hitungan. Materi Sifat koligatif, didasari oleh materi hitungan kimia terutama tentang konsentrasi larutan dan jenis larutan (elektrolit - nonelektrolit). Materi Redoks dan elektrokimia berhubungan dengan reaksi redoks di kelas X. Kimia Unsur berhubungan dengan Sistem Periodik Unsur, dll 

·            Pelajaran yang diberikan guru di kelas sesungguhnya adalah melengkapi materi yang ada di buku. Menyimak setiap detil yang disampaikan guru menjadi sangat-sangat penting.

 

9.    Perhatikan kebiasaan guru menggunakan kata atau kalimat tertentu yang bertujuan memberi tekanan pentingnya suatu konsep/teori/aturan. 

·            Buatlah penanda khusus tentang hal penting yang sudah ditekankan guru. 

·            Berikan perhatian penuh kepada penjelasan guru. 

 

10.  Menguji pengetahuan atau pemahaman sendiri.

·            Terapkan apa yang sudah didapat dari pelajaran kimia. Ini adalah cara tercepat untuk mengetahui apakah pemahaman sudah bagus atau belum, sudah benar atau malah keliru. Caranya adalah melahap habis setiap nomor latihan soal yang diberikan pada akhir subpokok bahasan yang ada di buku atau LKS. 

·            Jangan melanjutkan bacaan kalau ada hal yang tidak dipahami. Baca kembali bagian yang tidak dimengerti itu. Segera mencari penjelasan kepada guru, melalui internet maupun bertanya kepada teman melalui sarana media sosial yang dimiliki.

 

11.   Salah satu karakter ilmu kimia itu mengharuskan siswa mampu memahami teks atau narasi, angka, logika, dan bahasa. 

·            Mencermati baik-baik maksud dari suatu kalimat, baik dalam soal maupun dalam penjelasan yang ada di buku. 

·            Paham berhitung, tidak memahami bahasa, dijamin tidak dapat menyelesaikan soal latihan kimia. 

·            Kadang terdapat padanan kata yang mempunyai makna yang sama, seperti melepaskan kalor, membebaskan kalor, menghasilkan kalor. Ketiganya punya makna yang sama. 

·            Berlogika dengan pola pikir jika-maka, mengapa begitu, penyebabnya apa, konsekuensi atau dampaknya apa bila begini/begitu, apa kaitannya data ini dengan konsep itu. Dan seterusnya.

 

12.  Perbanyak jelajah informasi melalui internet.

·            Bila terbiasa belajar melalui teks, tulisan, menyimak trik dan tips dalam bentuk tulisan menjadi kewajiban. 

·            Ikuti blog atau website yang biasa rutin memberikan informasi unik yang tidak tercakup dalam buku.  Ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan. Banyak tips dan trik serta cara-cara dengan judul super cepat dan lain-lain. 

·            Untuk yang terbiasa dengan tutorial langsung melalui video juga begitu, ikuti dan simak baik-baik tutorial yang diberikan. Segera hentikan (pause) bila ada hal yang belum dimengerti, putar ulang hingga dapat dipahami. Untuk yang satu ini jangan terpaku pada tutorial yang hanya berbahasa Indonesia. Ikuti kanal yang berbahasa asing, kalau tidak paham cukuplah bersabar untuk menyimak apa yang tertulis saja di layar videonya.

 

13.  Menulis kembali apapun yang baru dipelajari.

Menulis kembali apa yang baru dipelajari akan membantu meresapkan informasi baru itu. Dengan menulis, boleh dengan kertas dan pena atau dengan membuat catatan pribadi,  ini jauh lebih baik daripada hanya membaca atau memikirkan. 

 

 

14.  Belajar dengan menggunakan pola, teratur. 

·            Menjaga pola belajar agar bisa konsisten dalam belajar itu penting sekali. Atur waktu untuk memberi porsi yang memadai untuk pelajaran kimia dan juga pelajaran lain. Bila pola belajar tidak teratur maka dipastikan tidak memberikan hasil optimal. 

·            Setiap orang mempunyai potensi luar biasa, hanya karena tidak punya pola (acak-acakan) akhirnya banyak terpuruk, selalu mengalami kesulitan dalam belajar kimia. Belajar dadakan dan hanya belajar ketika ada tugas atau menjelang ujian, dalam waktu yang mendesak kemungkinan akan membuat kegagalan.

 

15.  Kenali gaya Belajar dan belajarlah sesuai gaya belajarmu. 

Cara mengasai suatu materi antar siswa berbeda-beda.  Hampir sebagian siswa menguasai atau memamhami apa yang mereka lihat atau baca, sementara sebagian cukup dengan mendengarkan saja dan sebagain lain harus dengan cara mengalami kemudian menuliskan atau menggambarkan materi yang dipelajari untuk kemudian barulah mereka dapat memahami materi tersebut. Cara-cara seperti ini dinamakan gaya belajar. Agar siswa dapat belajar dengan efektif, hendaknya siswa mengenali gaya belajarnnya sendiri kemudian belajarlah dengan gaya belajar tersebut.

 

16.  Terakhir, terapkan semua kunci tadi, dan yang utama jangan lupa berdoa.


0 komentar:

Posting Komentar

Aplikasi MPI Sistem Koloid