Pelajaran kimia memiliki tipikal konsep/ aturan/ teori dan hubungan antarkonsep/ antaraturan/ antarteori serta penerapan konsep/teori berdasar data atau fakta. Berulang, dibolak-balik dan hanya itu-itu saja. Oleh karenanya hal-hal berikut perlu untuk diterapkan dan dijadikan kunci.
1.
Kenali karakter
dari ilmu kimia
Hampir sebagian besar siswa ketika ditanya mengenai
pelajaran kimia akan mengatakan bahwa kimia merupakan salah satu pelajaran
tersulit. Kesulitan mempelajari ilmu kimia ini terkait dengan ciri-ciri ilmu
kimia itu sendiri diantaranya:
·
sebagian besar materinya bersifat abstrak. Atom,
molekul, dan ion merupakan materi dasar kimia yang tidak nampak, yang menuntut
siswa membayangkan keberadaan materi tersebut tanpa mengalaminya secara
langsung. Karena atom merupakan pusat kegiatan kimia, maka walaupun kita tidak
melihat atom secara langsung, tetapi dalam angan-angan kita dapat membentuk
suatu gambar untuk mewakili sebuah atom, misalnya sebuah atom oksigen kita
gambarkan sebagai bulatan.
·
Ilmu kimia merupakan penyederhanaan dari yang
sebenarnya. Kebanyakan objek yang ada di dunia ini merupakan campuran zat-zat
kimia yang kompleks dan rumit. Agar mudah dipelajari, maka pelajaran kimia
dimulai dari gambaran yang disederhanakan, dimana zat-zat dianggap murni atau
hanya dua atau tiga zat saja. Dalam penyederhanaannya diperlukan pemikiran dan
pendekatan tertentu agar siswa tidak mengalami salah konsep dalam menerima
materi yang diajarkan tersebut.
·
Sifat ilmu kimia berurutan dan berkembang dengan
cepat. Seringkali topik-topik ilmu kimia harus dipelajari dengan urutan
tertentu. Misalnya, kita tidak dapat menggabungkan atom-atom untuk membentuk
molekul, jika atom karakteristiknya tidak dipelajari terlebih dahulu. Di
samping itu, perkembangan ilmu kimia itu sangat cepat, seperti pada bidang
biokimia yang menyelidiki tentang rekayasa genetika, kloning, dan sebagainya.
Hal ini menuntut kita semua untuk lebih cepat tanggap dan selektif dalam
menerima semua kemajuan tersebut.
·
Ilmu kimia tidak hanya sekedar memecahkan soal.
Memecahkan soal-soal yang terdiri dari angka-angka (soal numerik) merupakan
bagian yang penting dalam mempelajari kimia. Namun, kita juga harus mempelajari
deskripsi seperti fakta kimia, aturan-aturan kimia, peristilahan kimia, dan
lain-lain.
·
Bahan/materi yang dipelajari dalam ilmu kimia sangat
banyak. Dengan banyaknya bahan yang harus dipelajari, siswa dituntut untuk
dapat merencanakan belajarnya dengan baik, sehingga waktu yang tersedia dapat
digunakan seefisien mungkin.
2.
Memeriksa kemampuan diri, apakah sudah menguasai materi prasyarat
untuk
pokok bahasan yang akan dipelajari?
·
Dalam setiap pokok bahasan selalu ada materi
prasyarat. Materi prasyarat adalah materi yang telah dipelajari
sebelumnya yang berhubungan dengan materi yang akan dipelajari dan menjadi
dasar/ syarat yang harus dipenuhi/ dikuasai sebelum melakukan kegiatan
belajar. Bila dalam buku yang digunakan tidak menyampaikan hal ini, boleh
ditanyakan kepada guru pada awal pertemuan pokok bahasan atau bab. Percuma
saja mempelajari sesuatu namun dalam kepala kita tidak punya sesuatu yang
seharusnya dikuasai lebih dahulu. Misalnya:
o Pokok bahasan ikatan
kimia syaratnya sudah menguasai tentang struktur atom, konfigurasi
elektron dan sistem periodik unsur.
o Pokok bahasan
bentuk molekul syaratnya adalah menguasai ikatan kimia.
o Sebelum belajar
tentang materi hitungan pastikan paham betul tentang operasi hitung dasar serta
konsep matematika lainnya.
3. Memahami betul istilah atau
definisi dalam setiap pokok bahasan.
·
Ini ibarat mengenal seseorang yang tentu harus hafal
nama orang tersebut, termasuk ciri-ciri wajah dan lain-lain. Dalam pelajaran
kimia selalu dijumpai istilah-istilah yang relatif baru.
·
Memahami istilah ini akan memperlancar siswa
menghubungkan satu pokok bahasan ke pokok bahasan yang lain. Kemampuan
menghubungkan ini akan menjadi ciri bahwa siswa menguasai betul pelajaran yang
sedang dihadapi. (Ingat bahwa tipikal pelajaran kimia adalah saling berhubungan
satu dan lainnya dan sifatnya runut. berurutan).
·
Dalam kimia sifat-sifat periodik unsur sangat perlu
dipahami, mulai sifat jari-jari atom, energi ionisasi, keelektronegatifan, afinitas
elektron. Banyak materi semuanya berdasar sifat periodik ini.
4.
Sesegera mungkin bertanya bila ada hal yang tidak dimengert
·
Yang tidak dimengerti itu misalnya istilah, proses
hitung, contoh-contoh, maupun gejala peristiwa dalam demonstrasi atau
praktikum. Bila menahan untuk tidak bertanya biasanya akan menimbulkan masalah
kebagian berikutnya. Hilangkan perasaan takut dalam bertanya.
·
Ikuti aturan guru dalam hal bertanya, kapan boleh
bertanya, bila tidak paham bolehlah menyela ditengah penjelasan guru. Guru yang
baik biasanya akan memberikan kesempatan kapanpun siswa boleh bertanya, kecuali
saat tes ulangan.
5.
Selalu mempersiapkan diri untuk bahasan pada pertemuan beriktnya.
·
Setidaknya bacalah materi pada pertemuan sebelumnya
dan materi untuk pertemuan/ pelajaran kimia esok hari. Membaca materi yang
akan dipelajari agar dapat membuat catatan kecil, poin-poin penting berupa
pertanyaan mengapa begini begitu ketika ada hal yang dirasa tidak dipahami atau
istilah-istilah yang kurang dimengerti. Lakukan hal ini seolah berbicara
dengan teks pada buku pelajaran.
·
Simaklah apakah pertanyaan yang muncul ketika membaca
materi pelajaran itu terjawab atau belum pada lembar berikutnya. Kalau belum,
ajukanlah pertanyaan itu kepada guru ketika sedang membahas materi pelajaran
tadi. Jadilah diri yang aktif ketika di kelas.
6.
Mengulang adalah hal wajib yang perlu dilakukan pad semua
pelajaran.
Baca kembali apa yang sudah dipelajari. Ini adalah
upaya untuk memahami hingga bisa hafal dan jadi refleks yang benar.
7.
Banyak berlatih.
Untuk menjadi cukup mahir dalam waktu yang relatif
singkat, sering-seringlah berlatih seperti mengerjakan latihan soal, menggambar
struktur, menulis rumus kimia, membuat catatan sendiri dengan menulis apa yang
dipelajari. Dalam hal ini sangat cocok dengan karakter pelajaran kimia
yang juga menuntut kuatnya hafalan untuk beberapa konsep penting, meskipun ini
bukanlah hal utama dalam menguasai kimia.
8.
Matematika dan kemampuan berhitung.
Kimia
X:
·
Semester-1, membutuhkan kemampuan berhitung untuk:
menuliskan konfigurasi elektron, menentukan periode dan golongan dan elektron
valensi, menentukan struktur Lewis, kepolaran.
·
Di sini perlu memahami cara menjumlah, mengurang,
membagi. Bilangannya biasanya berupa bilangan bulat tidak lebih dari
ratusan.
·
Semakin cekatan akan semakin lancar. Sebagai lulusan
SMP/MTs seharusnya sudah lebih dari cukup.
·
Semester-2, menghitung bilangan oksidasi, penyetaraan
reaksi kimia, hukum dasar kimia, konsep mol.
·
Di sini perlu memahami cara menjumlah, mengurang,
membagi, mengali, membandingkan dan penyederhaan bilangan. Bilangan yang
digunakan mulai lebih bervariasi mulai dari angka yang sangat kecil hingga
sangat besar, bisa melibatkan hitungan pecahan, desimal, dan hitungan persen.
·
Menguasai notasi ilmiah, bilangan berpangkat-eksponen.
Saat semester ini siswa sudah dibekali kemampuan berhitung pada pelajaran
matematika pada semester-1.
Kimia
XI
·
Semester-1, sejak tengah semester pertama sangat
bergantung pada keterampilan matematika setelah melewati pokok bahasan senyawa
hidrokarbon. Selain kemampuan berhitung standar saat ini sudah mulai menerapkan
hitungan persamaan aljabar sederhana, eksponen atau bilangan berpangkat,
bilangan negatif , pecahan, penarikan akar.
·
Semester-2, selain kemampuan berhitung yang sudah
harus dikuasai pada semester sebelumnya masih ditambah harus menguasai hitungan
logaritma (perpangkatan berbasis 10 serta sebaliknya).
Kimia
XII
·
Bila sudah memasuki kelas XII kemampuan matematika
seharusnya sudah lebih dari cukup selain sudah berbekal kemampuan berhitung
dari pelajaran matematika di kelas X dan XI, juga sudah sering bercengkrama
dengan konsep hitungan di kimia kelas X dan XI.
·
Materi kelas XIIpada dasarnya merupakan aplikasi dari
materi di kelas X dan XI, baik yang berupa konsep-konsep, istilah maupun
hitungan. Materi Sifat koligatif, didasari oleh materi hitungan kimia terutama
tentang konsentrasi larutan dan jenis larutan (elektrolit - nonelektrolit).
Materi Redoks dan elektrokimia berhubungan dengan reaksi redoks di kelas X.
Kimia Unsur berhubungan dengan Sistem Periodik Unsur, dll
·
Pelajaran yang diberikan guru di kelas sesungguhnya
adalah melengkapi materi yang ada di buku. Menyimak setiap detil yang
disampaikan guru menjadi sangat-sangat penting.
9.
Perhatikan kebiasaan guru menggunakan kata atau kalimat tertentu
yang bertujuan memberi tekanan pentingnya suatu konsep/teori/aturan.
·
Buatlah penanda khusus tentang hal penting yang sudah
ditekankan guru.
·
Berikan perhatian penuh kepada penjelasan guru.
10.
Menguji pengetahuan atau pemahaman sendiri.
·
Terapkan apa yang sudah didapat dari pelajaran kimia.
Ini adalah cara tercepat untuk mengetahui apakah pemahaman sudah bagus atau
belum, sudah benar atau malah keliru. Caranya adalah melahap habis setiap nomor
latihan soal yang diberikan pada akhir subpokok bahasan yang ada di buku atau
LKS.
·
Jangan melanjutkan bacaan kalau ada hal yang tidak
dipahami. Baca kembali bagian yang tidak dimengerti itu. Segera mencari
penjelasan kepada guru, melalui internet maupun bertanya kepada teman melalui
sarana media sosial yang dimiliki.
11.
Salah satu karakter ilmu kimia itu mengharuskan siswa mampu memahami
teks atau narasi, angka, logika, dan bahasa.
·
Mencermati baik-baik maksud dari suatu kalimat, baik
dalam soal maupun dalam penjelasan yang ada di buku.
·
Paham berhitung, tidak memahami bahasa, dijamin tidak
dapat menyelesaikan soal latihan kimia.
·
Kadang terdapat padanan kata yang mempunyai makna yang
sama, seperti melepaskan kalor, membebaskan kalor, menghasilkan kalor.
Ketiganya punya makna yang sama.
·
Berlogika dengan pola pikir jika-maka, mengapa begitu,
penyebabnya apa, konsekuensi atau dampaknya apa bila begini/begitu, apa
kaitannya data ini dengan konsep itu. Dan seterusnya.
12.
Perbanyak jelajah informasi melalui internet.
·
Bila terbiasa belajar melalui teks, tulisan, menyimak
trik dan tips dalam bentuk tulisan menjadi kewajiban.
·
Ikuti blog atau website yang biasa rutin memberikan
informasi unik yang tidak tercakup dalam buku. Ini bertujuan untuk memperluas
pengetahuan. Banyak tips dan trik serta cara-cara dengan judul super cepat
dan lain-lain.
·
Untuk yang terbiasa dengan tutorial langsung melalui
video juga begitu, ikuti dan simak baik-baik tutorial yang
diberikan. Segera hentikan (pause) bila ada hal yang belum dimengerti,
putar ulang hingga dapat dipahami. Untuk yang satu ini jangan terpaku pada
tutorial yang hanya berbahasa Indonesia. Ikuti kanal yang berbahasa asing,
kalau tidak paham cukuplah bersabar untuk menyimak apa yang tertulis saja di layar
videonya.
13. Menulis
kembali apapun yang baru dipelajari.
Menulis kembali apa yang baru dipelajari akan membantu
meresapkan informasi baru itu. Dengan menulis, boleh dengan kertas dan pena
atau dengan membuat catatan pribadi, ini jauh lebih baik daripada hanya
membaca atau memikirkan.
14.
Belajar dengan menggunakan pola, teratur.
·
Menjaga pola belajar agar bisa konsisten dalam belajar
itu penting sekali. Atur waktu untuk memberi porsi yang memadai untuk pelajaran
kimia dan juga pelajaran lain. Bila pola belajar tidak teratur maka dipastikan
tidak memberikan hasil optimal.
·
Setiap orang mempunyai potensi luar biasa, hanya
karena tidak punya pola (acak-acakan) akhirnya banyak terpuruk, selalu
mengalami kesulitan dalam belajar kimia. Belajar dadakan dan hanya belajar
ketika ada tugas atau menjelang ujian, dalam waktu yang mendesak kemungkinan
akan membuat kegagalan.
15.
Kenali gaya Belajar dan belajarlah sesuai gaya belajarmu.
Cara mengasai suatu materi antar siswa
berbeda-beda. Hampir sebagian siswa menguasai atau memamhami apa
yang mereka lihat atau baca, sementara sebagian cukup dengan mendengarkan saja
dan sebagain lain harus dengan cara mengalami kemudian menuliskan atau
menggambarkan materi yang dipelajari untuk kemudian barulah mereka dapat
memahami materi tersebut. Cara-cara seperti ini dinamakan gaya belajar. Agar
siswa dapat belajar dengan efektif, hendaknya siswa mengenali gaya belajarnnya
sendiri kemudian belajarlah dengan gaya belajar tersebut.
16.
Terakhir, terapkan semua kunci tadi, dan yang utama jangan lupa berdoa.







0 komentar:
Posting Komentar